facebook google twitter tumblr instagram linkedin

Halaman

  • Muslimah Lifestyle
  • Study and Scholarship

egg-cellent

Akhirnya satu celebration sebagai tanda melepas masa mahasiswa datang juga, yuppp WISUDA. Melepas masa lajangnya belum datang aja nih, jadinya melepas masa mahasiswa lagi buat yang kedua kalinya. hoho. Jadi saya yang waktu itu terseok-seok mengerjakan tesis sehabis pulang dari Belanda, akhirnya bisa sidang juga di awal tahun 2016 ini. Penyelesaian tesis ini sedikit didorong sama the power of kepepet alias sudah kena deadline dari kampus. Sekarang Alhamdulillah saja, semua sudah selesei. Eh belum semua, Tesis di Belanda masih terus diupayakan. hehe

Wisuda sekarang secara khusus saya persembahkan untuk Bapak dan Ibu dan AA. Secara umumnya saya persembahkan buat Pak Prof, Ibu dan Bapak TU di kampus, dan kalian-kalian teman-teman tersayang. Sebenernya yang lebih banyak saya rasakan waktu wisuda adalah perasaan haru. Haru artinya saya lebih dari sekedar bahagia. Haru keinget perjuangan tesis ini, haru ketika sampai parkiran buat masuk gedung hujan besar (hujan adalah berkah loh, jadi saya bahagia saja :p), haru akhirnya bisa bikin Bapa, Ibu, sama AA bangga lagi sama saya. Alhasil ketika di gedung, saya cuman bisa nangis yang bikin make up meleleh T.T. Tapi saya haru, haru yang lebih dari bahagia.....






Saya dan Bapa ketika baru keluar dari Gedung. Belum bisa senyum dengan baik, habis nangis sesegukan. :)

26.5.16 No comments
Saya akan memulai tulisan ini dengan ucapan Alhamdulillah karena melalui Beasiswa Unggulan (BU) inilah Allah memberikan jalan-Nya untuk bisa sampai di hari ini dan bahkan sempat menginjakan kaki ke belahan bumi-Nya yang lain. Tidak hanya sekedar menginjakan kaki tapi juga diberikan kesempatan untuk belajar hidup dan belajar ilmu dengan  perspektif lain. Baru sadar kalau proses belajar tahap ini harus segera berakhir ketika ada Evaluasi Beasiswa Unggulan di 25 Februari 2016 lalu di kampus. Jadi teringat saat-saat susahnya belajar karena harus sekalian belajar sehat, belajar memaafkan, dan belajar bangkit lagi #tsahhhh. Sekarang tulisan ini bagian dari rasa syukur. hhoho. 

Saya menjadi penerima Beasiswa Unggulan dari bulan Juli 2013 hingga proses wisuda bulan Mei 2016. Saya menjadi bagian keluarga BU yang apply-nya melalui Universitas Padjadjaran. Jadi dari pendaftaran, tes, pencairan dana, hingga evaluasi dilakukan melalui Unpad. Keuntungannya adalah semua prosesnya tidak terlalu ribet karena dibantuin dari pihak kampus untuk mengurusnya. Saya banyak mendapatkan arahan juga dari kampus soal beasiswa ini.   

Ok, langusng masuk jumlah beasiswa yang diterima (penting). Jumlah beasiswa yang diterima dari Beasiswa Unggulan Alhamdulillah cukup untuk memenuhi semua biaya yang diperlukan walaupun memang jumlahnya tidak sebesar beasiswa lain misalnya beasiswa yang berasal dari Kemenkeu itu. hheheu. Supaya lebih mudah review-nya saya bagi dua yaa penjelasannya. Terlebih dahulu saya jelaskan biaya-biaya yang dicover. Oleh karena saya mengikuti program Double Degree antara Unpad dan University of Twente, ada perbedaan penerimaan beasiswa ketika di Unpad dan di Twente. 




Unpad
Twente
Tuition Fee
v
v
Living Cost
x
v
Research Cost
v
v
Book Cost
x
x
Visa Cost
x
v
Ket: v = dicover x=tidak dicover

Jadi living cost hanya dicover selama masa studi di Belanda. Khusus untuk research cost bukan berarti mendapat dua kali, saya hanya mendapat satu kali pembiayaan untuk dua penelitian tesis. Persyaratan mendapatkan research cost adalah ketika sudah menyelesaikan Revisi Seminar Usulan Penelitian di Unpad tanpa ada syarat apapun untuk penelitian di Twente. Berikut ini rincian biayanya:

1. Universitas Padjadjaran
Tuition fee di Unpad persemesternya mencapai 11 juta rupiah. Dengan masa kuliah yang lumayan panjang, saya tidak pernah mengetahui kapan harus membayar biaya semesteran ini karena BU secara langsung membayar ke Unpad. Saya tidak pernah mendapatkan komplain dari kampus mengenai keterlambatan pembayaran biaya semesteran ini. Saya asumsikan karena saya apply BU melalui Unpad jadi yang berhubungan langsung dengan segala permasalahan pembiayaan langsung dihandle pihak kampus dan BU. Untuk biaya penelitian per mahasiswanya mendapatkan 2 juta rupiah. Jumlahnya sama semua untuk mahasiswa yang harus melakukan tes laboratorium ataupun survey sosial. 

2. University of Twente
Tuition fee di program yang saya ikutin di Twente adalah 9500 euro, jumlah ini sesudah pemotongan biaya karena saya masuk melalui program Double Degree. Meskipun uang yang saya terima dari BU tetap melalui Unpad namun disini saya dan Unpad mengatur sendiri post-post biayanya karena tuition fee yang didapatkan dari BU kurang dari 9500 euro. Jadi berdasarkan arahan dari TU Unpad saya harus menambal kekurangan tersebut dengan mengambil dari dana untuk living cost. Dana untuk tuition fee yang didapat dari BU hanya sekitar 8700-8900. Jadi kekurangannya 600-700 euro. Tenang saja, karena living costnya tetap cukup ko untuk biaya hidup di Belanda. 

Setelah dikurangi untuk pembayaran tuition fee, living cost yang diterima perbulannya sekitar 550 euro. Living cost terbesar yang harus saya keluarkan adalah untuk kostan yang di kota saya tinggal Leeuwarden biaya costnya sekitar 350-480 euro per bulan. Pihak Twente biasanya menyesuaikan kostan kita dengan jumlah beasiswa yang kita terima ko. Jadi kalau dirasa kemahalan bisa minta dipindahkan sebelum kita sampai di Belanda yaaa. Sisa uang kost untuk biaya makan sehari-hari. Untuk lebih menghemat dan menjaga kehalalan saya harus memasak sendiri dengan pengeluaran perminggunya 25 euro (ini buat saya yang termasuk royal soal makanan dan cemilan). Teman saya ada yang cuman 10 euro saja loh pengeluaran perminggunya. Kalau kebetulan kota tempat kita tinggal adalah kota besar biaya hidup tentunya lebih mahal lagi yaa dengan perbedaan sekitar 5-10 euro perminggunya. Terakhir untuk jalan-jalan, sebelum jalan-jalan harus hemat-hemat makanan yaa guys. Tapi karena saya tidak bisa hemat di makanan, sebelum berangkat dapat sedikit tambahan dana dari Orang Tua yang bisa dipakai jalan-jalan ke negara-negara yang dekat. Lumayan lah. hhehe.

Biasanya permasalahan beasiswa itu keterlambatan dana yang diterima oleh mahasiswa, Alhamdulillah lagi saya tidak pernah merasakan deg-degan menunggu transferan. Jadi sehari sebelum berangkat ke Belanda, seluruh living cost dibagikan kepada mahasiswa. Hal ini berarti kita yang harus atur sendiri pengeluaran per bulan kita. Jangan sampai tidak terkontrol dan dihabiskan di awal-awal kedatangan. hhoho. Untuk tuition fee akan dikirimkan kepada kita ketika kita sudah berada di Belanda, dulu sekitar bulan Desember atau Januari. Penerimaan tuition fee ini berbeda-berbeda tergantung kampus di Belanda mintanya kapan yaaa. 

Akhir kata saya mau mengucapkan Terimakasih kepada Beasiswa Unggulan BPKLN Kemendiknas karena sudah menjadi jalan yang disiapkan Allah buat saya. Saya juga mau mengucapkan Terimakasih kepada Bu Tuten dan kawan-kawan (TU dari PSMIL Unpad) yang sangat-sangat membantu lancarnya penerimaan beasiswa saya. #terharu. Maaf saya termasuk mahasiswa yang sering menyusahkan kampus Unpad dan Twente. #cry

-E.S-





13.3.16 No comments
Program Pasca Sarjana Manajemen Ilmu Lingkungan atau disingkat PSMIL adalah salah satu program master di Universitas Padjadjaran. Saya kuliah disana di tahun 2013 sampai sekarang (2015). Saya masuk di kelas Diknas (beasiswa diknas). Saya mau bahas  mengenai mata kuliah dan cara belajarnya berdasarkan pengalaman dan perasaan yang saya alamin (jadi maaf kalau bahasannya terlalu subjektif :)). PSMIL memiliki dua konsentrasi pembelajaran yaitu konsentrasi desa konservasi dan konsentrasi manajemen lingkungan. Saya mengambil konsentrasi manajemen lingkungan. Saya tadinya tertarik untuk mengambil konsentrasi desa konservasi soalnya saya berasal dari jurusan S1 sosial, tapi takdirnya masuk ke manajemen lingkungan. Ternyata tidak ada yang harus disesali ko karena manajemen lingkungan di PSMIL itu orientasinya sosial. Jadi yang bakal dipelajari adalah manajemen lingkungan dari segi kebijakan dan human ecology. 

Mata kuliah di kelas saya satu sksnya bernilai satu jam karena kelas beasiswa (kalau kelas reguler biasanya hanya 30-45 menit saja). Masa kuliahnya pertiga bulan. Jadi total masa belajar kurang lebih setahun.

Trimester Pertama
Trimester Kedua
Trimester Ketiga
Ekologi Manusia
Filsafat Ilmu
Filsafat Lingkungan
Ilmu Lingkungan
MPSL
Topik Khusus
Ekonomi SDA
Kebijakan Hukum Lingkungan
Keanekaragaman hayati
Manajemen agroekosistem
Manajemen DAS
Perling dan Tata Ruang
Psikologi Lingkungan
AMDAL
Teknologi Ilmu Lingkungan

Trimester pertama mata kuliahnya mata-mata kuliah umum soal ilmu lingkungan dan buat bekal penelitian. Penelitian baiknya dimulai dari trimester dua soalnya buat kita-kita yang beasiswa masa kuliahnya pendek. Jadi makin cepat makin baik :). (Saya termasuk yang cepat mulai tapi telat diakhir loh. Hiks). Di trimester kedua dan ketiga mata kuliahnya lebih khusus ke topik-topik di dalem ilmu lingkungan.

Kesan-kesan selama belajar di PSMIL masalah tugas tidak perlu ditakutin. Saya nyaris tidak pernah mendapatkan tugas yang terlalu ribet. Kalau tugas yang susah pasti ada mau kuliah dimana juga. Tugasnya kebanyakan berupa menulis essay yang jumlahnya sekitar 5-10 halaman. Terakhir soal dosen yang mengajar di PSMIL. Dosen-dosen di PSMIL itu kebanyakan lulusan dari luar negeri dari Asia, Eropa, sampai ke Amerika. Satu lagi yang berkesan dari PSMIL buat saya sama temen-temen, staff-staff Tata Usahanya yang pada baik-baik. Mereka selalu siap kapan pun bantu mahasiswa dari soal jadwal kuliah, ujian, absen, sambil masalah dititipin draft tesis buat bimbingan juga dibantuin. 

Buat yang mau daftar di PSMIL, pendaftaran buka setiap bulan Oktober-November sama Juni-Juli setiap tahunnya. Kalau jalur reguler cukup daftar lewat SMUP-nya UNPAD tapi kalau buat yang beasiswa harus ada berkas-berkas tambahan yang harus disetor ke PSMIL. Pendaftaran yang beasiswa sudah pernah saya bahas sebelumnya: http://egnasukma.blogspot.co.id/2014/06/beasiswa-unggulan-bpkln-kemendiknas.html .

Semoga bisa membantu gambaran informasi soal PSMIL yaaa:)

8.1.16 1 comments
Dimana bumi dipijak
Disitu langit dijunjung

Peribahasa yang sering kali Bapaku katakan ketika aku hendak berdiaspora ke Belanda. Beliau selalu mengatakan peribahasa ini dalam semua nasihatnya. Intinya, peribahasa ini berarti adapatasi. Setiap kita mendatangi suatu tempat, maka kita harus beradaptasi dengan segala cara hidup, adat, dan pemikiran ditempat baru. Hal ini bukan berarti kita harus merubah segala prinsip hidup kita, tapi kita hanya disarankan untuk menyesuaikan dengan tata cara hidup di tempat baru. Kembali ke nasihat bapa, yah soal adaptasi. Aku ingin menuliskan pengalamanku beradaptasi pada awal-awal kedatangan di sebuah negara yang sangat berbeda dari Indonesia, yaitu Belanda. 


16.9.14 No comments
Teruntuk mahasiswa double degree dan calon mahasiswa PSMIL Unpad

Sebelumnya saya telah membahas Beasiswa Unggulan BPKLN. Sekarang saya akan membahas bagaimana mendapatkan beasiswa untuk skema double degree Universitas Padjadjaran dan University of Twente.

1.       Tes Masuk Unpad
Tes masuk Unpad biasa dikenal dengan sebutan SMUP. Ya, tes ini harus kita jalani sebagai gerbang pertama. Pada saat saya mengikuti SMUP, tes yang dilaksanakan berupa tes wawancara proposal penelitian. Wawancara dilaksanakan oleh dua orang dosen dengan durasi waktu sekitar 10-20 menit. Pertanyaan yang diajukan seputar motivasi kita untuk kuliah S2, proposal penelitian, dan keseharian kita. Berdasarkan pengalaman saya, wawancara dilaksanakan dengan santai. Bahkan saya malah ditanya seputar rencana untuk menikah. Hhaha

2.       Tes Beasiswa Unggulan BPKLN
Pasca melaksanakan wawancara sebagai syarat masuk Unpad, bagi calon penerima Beasiswa Unggulan diharuskan mengikuti serangkaian tes yang dilaksanakan selama 3 hari. Menurut pendapat saya, rangkaian tes memakan banyak energi. Oleh karena itu dibutuhkan persiapan fisik yang baik. Tes hari pertama dilaksanakan sesudah tes wawancara. Tes tersebut berupa tes kemampuan dasar. Test ini dilakukan untuk mengukur kemampuan dasar yang diperlukan untuk menunjang keberhasilan sesorang jika dia mengikuti perkuliah. Tes hari kedua adalah psikotes. Psikotes dilaksanakan satu hari full dengan berbagai materi dari mulai tes koran, tes menggambar pohon dan manusia, logika sederhana, hingga tes karakteristik. Tes hari ketiga adalah tes Focus Group Discussion (FGD). Setiap satu grup terdiri dari 7 orang. Kemudian setiap grup diharuskan mendiskusikan mengenai tema yang telah diberikan. Penilaian dilakukan saat diskusi berlangsung. Ya begitulah rangkaian tes beasiswa unggulan BPKLN ini. Pengumuman akan dilaksanakan berbarengan dengan pengumuman SMUP.

3.       Tes Bahasa Inggris
Pasca dinyatakan lulus SMUP dan tes beasiswa, mahasiswa penerima beasiswa akan disatukan di satu kelas, ya seperti kelas khusus. Khusus karena memang masa perkuliahan lebih singkat hanya 18 bulan, juga karena satu sks berdurasi 1 jam. Pada masa perkuliah kita diberi pengumuman bahwa akan dilaksanakan tes bahasa inggris yang kemudian akan menentukan siapa yang berangkat ke Belanda. Sebelum tes mahasiswa diberi les gratis di TBI Dago (lucky me) Hhoho. Sebelum les dimulai, kami diharuskan melakukan tes untuk menentukan kelas yang akan diikuti. Terdapat dua kelas kelas TOEFL dan kelas IELTS. Untuk ke Belanda, usahakan masuk kelas IELTS yaa karena IELTS lah yang menjadi persyaratan diterima universitas di Belanda. Les akan dilaksanakan selama satu bulan full setiap tiga kali seminggu. Setelah dirasa cukup persiapan, daftarlah untuk melaksanakan IELTS.

Note: Standar minimun nilai IELTS yang diterima adalah 6.5. Namun bagi yang menerima nilai 6 jangan dulu berkecil hati. Tetaplah mengirimkan aplikasi ke University of Twente. University of Twente akan mengadakan tes lanjutan bahasa Inggris melalui tes wawancara. Tes ini dilaksanakan melalui SKYPE.

4.       Pengiriman aplikasi ke Universitas di Belanda
Pengiriman aplikasi dilakukan sesudah pengumuman nilai IELTS. Persyaratan yang dibutuhkan tergantung universitasnya. Persyaratan standar seperti paspor, ijazah dan transkrip nilai, dokumen IELTS yang memenuhi persyaratan, dan Surat Rekomendasi. Khusus buat surat rekomendasi ada baiknya disiapkan dari jauh-jauh hari saat persiapan pengiriman aplikasi mengingat hal ini membutuhkan tanda tangan dari dosen atau pihak lain. Pengumuman mengenai aplikasi kita akan diberikan paling lama 11 hari kerja atau 2 minggu. 

5.       Pengajuan Visa
Khusus untuk bagian ini saya akan membahasnya pada judul tersendiri karena cukup panjang dan ribet. Hhehe.

    Setelah Visa ditangan atau bahkan sebelumnya juga kita bisa menyiapkan berbagai perlengkapan yang akan kita bawa.Terkait perlengkapan, satu hal yang saya dapat dari berbagai orang yang berdiaspora  yaitu membawa banyak makanan yang banyak adalah hal terbaik. Setelah semua siap, jangan lupa membeli tiket pesawat yaaa. Apabila beasiswa kalian telah mengcover hal ini berarti kalian hanya harus memberitahukan jadwal keberangkatan kepada penyedia beasiswa.


Sukses :)
10.8.14 No comments
Toefl ITP

Sebagian orang mungkin  akan mengernyitkan dahi mendengar kata TOEFL ITP. Sayapun dulu begitu. Saya memang familiar dengan Toefl. Namun tidak untuk TOEFL ITP. Bahkan saya baru mendengar kata tersebut karena menjadi persyaratan untuk meneruskan kuliah di Universitas Padjadjaran. Ya, semenjak saya mengenal TOEFL dari bangku SMA saya hanya tahu tes TOEFL IBT dan PBT sebagai tes resmi.

23.6.14 No comments


Beasiswa Unggulan BPKLN Kemendiknas adalah beasiswa yang berasal dari program bantuan dana pendidikan untuk mahasiswa berprestasi agar dapat  melanjutkan studi di dalam negeri dan luar negeri. Biaya yang disediakan terdiri dari biaya pendidikan dan biaya hidup. Berikut ini adalah bentuk-bentuk Beasiswa Unggulan yang ditawarkan BPKLN Kemendiknas 2014:

1. Beasiswa Unggulan Pegawai 
2. Beasiswa Tunjangan Kreatifitas 
3. Beasiswa P3SWOT 
4. Beasiswa Unggulan Mahasiswa Asing 
5. Beasiswa Unggulan Luar Negeri 
6. Program Beasiswa Unggulan Mandiri Tahun 2014.

Saya sendiri mendapatkan beasiswa unggulan pada Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Unpad. Beasiswa ini adalah beasiswa double degree Universitas Padjadjaran dengan University of Twente, Belanda dan Universitas Padjadjaran dengan ISS Erasmus University, Belanda. Biaya yang dicover oleh Beasiswa Unggulan adalah biaya pendidikan di Indonesia dan Belanda serta biaya hidup di Belanda. Jika ada yang berminat untuk mendapatkan beasiswa unggulan dengan skema double degree ini berikut adalah persyaratan yang dibutuhkan: 

  1. Fotocopy ijazah dan transkrip yang telah dilegalisir (2 lembar)
  2. Sertifikat TOEFL ITP dengan nilai minimal 500
  3. Mengisi Form Beasiswa Unggulan dan surat pernyataan yang dapat di download di www.beasiswaunggulan.kemdiknas.go.id
  4. Daftar Riwayat Hidup
  5. Surat Rekomendasi
  6. Motivation letter dalam bahasa inggris
  7. 4 lembar pas foto ukuran 4 x 6
  8. Proposal Penelitian
  9. IPK Min. 3.4 dan Surat Keterangan Cum Laude dari Universitas (Jika memperoleh gelar cum laude)
Program beasiswa ini akan berjalan selama kurang lebih 2 tahun. Tahun pertama dimulai dengan perkuliahan di Universitas Padjadjaran. Kemudian bagi peserta Beasiswa Unggulan yang lolos seleksi untuk meneruskan kuliah di Belanda maka tahun berikutnya adalah perkuliahan di Belanda. Berita gembiranya, beasiswa ini buka setiap tahun, biasanya pendaftaran dimulai sekitar bulan April-Mei. Untuk kalian yang tertarik program beasiswa ini kunjungi saja website dari Beasiswa Unggulan dan Program Pascasarjana Ilmu Lingkungan Unpad. 

Sukses :)
Egnas Sukma Fathurohmawati
Awardee Beasiswa Unggulan BPKLN 2013-2014
23.6.14 No comments
Skripsi. Mahluk tidak bernyawa yang ketika namanya disebut didepan mahasiswa tingkat akhir mereka akan mengerutkan kening, mulai mengeluh, dan mencaci maki.Yah  itu suatu kewajaran yang wajar. Kalau kata peribahasa Bahasa Sunda mah skripsi itu dipoyok dilebok, yah kan kebanyakan mahasiswa pasti pernah membicara kejelekan skripsi dibelakang, tapi disisi lain pastilah skripsi itu dikerjakan atau minimal dipikirkan. Mau tidak mau setiap mahasiswa tetap harus mau berurusan sama skripsi.

Menurut si egg skripsi itu tergantung sama pemikiran kita sendiri. Kebanyakan mahasiswa waktu mengerjakan skripsi pasti berpikiran kalau si skripsi itu skripshit. Tapi percayalah setelah semua berlalu skripsi ini bakal berubah jadi skripsweet. Semuanya memang soal proses.
Ini ada beberapa tips awal buat mahasiswa yang mau berkutat sama kitab kuning skripsi (dikampus si egg jilid skripsi warna kuning :p)

1. Pilih topik dan tempat penelitian yang disukai dan memungkinkan
Topik memang menjadi hal pertama yang harus dikerjakan dalam skripsi. Pemilihan topik ini gampang-gampang susah. Jangan terlalu idealis dan jangan terlalu menggampangkan juga. Pilihan topik bisa didasarkan dari mata kuliah favorit kita waktu menjalankan kuliah. Menjalankan sesuatu yang kita sukai biasanya bakal lebih mudah. Setelah menentukan topik yang kita sukai tinggal dipikirkan apakah memungkinkan untuk meneliti topik tersebut. Contohnya nih buat anak sosial, kaya si egg, topik skripsi dengan tempat penelitian seluruh Indonesia pasti sulit dilakukan karena terhalang perijinan, dan pastinya buat mahasiswa adalah masalah dana. 

2. Pilih Dosen Pembimbing
Setelah topik sekarang memilih dosen pembimbing, bersyukurlah buat yang kalian yang kuliah di tempat yang boleh memilih dosen pembimbing, maka pilihlah dosen pembimbing yang kira-kira bakal tertarik sama topik penelitian kita.Di tempat si egg pembimbing ditentukan oleh kampus, tapi Alhamdulilah pembimbing si egg baik-baik dan sangat mendukung topik si egg :D
3. Bimbingan yang rajin dan jangan berhenti terlalu lama.
Proses bimbingan adalah proses yang panjang dan butuh kesabaran ekstra. Kita bakal dihadapkan pada jadwal dosen yang padat, setumpuk revisi, dan hasilnya kebingungan. Kebingungan pasca revisi pada kadang-kadang menimbulkan rasa malas mengerjakan skripsi. Boleh dan sangat boleh berhenti sebentar buat refreshing, tapi jangan sampai lebih dari satu minggu. Berdasarkan pengamatan si egg, sesudah berhenti mengerjakan selama lebih dari seminggu akan menyebabkan keberhentian itu berpangkat dua atau tiga atau empat. So, teruslah bimbingan dan jangan menyerah...jangan menyerahhh sampai tanda tangan acc dari dosen pembimbing :D

Itu lah kira-kira seputar si skripsi, yang tidak boleh dilupakan adalah berdoa dan minta doa sama orang tua biar dilancarkan urusan perskripsian ini. okei okei. semangatttttt

29.8.13 No comments
Older Posts

About

Welcome to my nerdasaurus land from my own experiences, thoughts, and feelings.

Thank you for visiting my blog!

Diberdayakan oleh Blogger.

Labels

Poetry Sharing information Student Life Travel

Statistik

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates